Daerah

Tingkat Pengangguran Meningkat, Disnakertrans Muaro Jambi Gelar Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja

12
×

Tingkat Pengangguran Meningkat, Disnakertrans Muaro Jambi Gelar Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Muaro Jambi, sebuah kawasan yang kaya akan potensi alamnya, telah menghadapi tantangan serius dalam bentuk meningkatnya tingkat pengangguran di kalangan masyarakatnya. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Muaro Jambi mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, sekitar 5,59 persen dari jumlah angkatan kerja sebanyak 214.881 jiwa berada dalam status pengangguran.

Tahun berikutnya, pada 2022, meskipun jumlah angkatan kerja meningkat menjadi 235.033 jiwa, persentase pengangguran masih cukup tinggi, mencapai 5,35 persen atau sekitar 12.586 jiwa. Angka-angka ini menggambarkan situasi yang mengkhawatirkan bagi masyarakat Kabupaten Muaro Jambi.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah melakukan berbagai upaya yang konkret. Kepala Dinas Sosnakertrans Muaro Jambi, Ermandes Ibrahim, bersama dengan Kabid Pelatihan Produktivitas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Yan Novran Bassar, telah melaksanakan sejumlah langkah dalam upaya menangani Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Langkah-langkah ini termasuk:

  1. Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan: Mereka melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi Pencari Kerja dengan berbagai klaster kompetensi, seperti pelatihan teknisi AC dan teknisi komputer. Ini dilakukan di berbagai lembaga pelatihan kerja di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
  2. Pelatihan Tata Rias Pengantin: Program pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan di bidang tata rias pengantin, membuka peluang bagi pencari kerja untuk berkarir di sektor ini.
  3. Pelatihan Penciptaan Wirausaha Baru: Dalam upaya mendorong penciptaan lapangan kerja baru, pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah melaksanakan pelatihan untuk wirausaha pemula.

Meskipun upaya ini telah memberikan manfaat signifikan bagi beberapa pencari kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih menghadapi kendala anggaran yang terbatas. Mereka berharap dapat mengembangkan program pelatihan lebih lanjut untuk membantu lebih banyak warga Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala Dinas Sosnakertrans Muaro Jambi, Ermandes Ibrahim, menyatakan bahwa setiap tahunnya ada lebih dari 600 pencari kerja di Muaro Jambi. Ia berharap agar semua pencari kerja dapat menerima pelatihan dasar yang akan meningkatkan kemampuan mereka dalam mencari pekerjaan.

Dengan upaya yang terus berlanjut, pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap dapat mengurangi tingkat pengangguran di kalangan masyarakatnya. Mereka juga berharap agar anggaran untuk program pelatihan dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga lebih banyak warga dapat mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mereka dan mencari pekerjaan yang layak.(*)