Daerah

Polres Bungo Pastikan Tidak Ada Lagi Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Pelepat

4
×

Polres Bungo Pastikan Tidak Ada Lagi Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Pelepat

Sebarkan artikel ini

BUNGO – Petambangan emas tanpa izin (PETI) yang sempat mewarnai Kecamatan Pelepat, kini sudah tidak beroperasi lagi. Polres Bungo, dalam dua minggu terakhir, menyatakan tidak menemukan lagi kegiatan ilegal tersebut.

Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah razia dan pemantauan ke berbagai lokasi di Pelepat. “Memang sudah tidak ada lagi aktivitas PETI sejak dua minggu lalu,” ujar AKBP Wahyu saat dikonfirmasi pada Jumat (27/10).

Penegasan ini muncul sebagai tanggapan atas beredarnya video yang menjadi viral di media sosial. Pada 11 Oktober, Polres Bungo melakukan investigasi ke Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat. Meskipun tidak menemukan aktivitas PETI, mereka menemukan bekas-bekas kegiatan tersebut.

Pada hari berikutnya, penyelidikan dilakukan kembali sebagai respons atas video yang menyebutkan adanya aktivitas PETI dengan menggunakan alat berat. Namun, hasilnya sama; tidak ada tanda-tanda kegiatan PETI.

“Kami melakukan penyelidikan di lima lokasi dari pukul 09:00 WIB hingga 16:53 WIB. Kami hanya menemukan alat ayak bekas penambangan,” rinci AKBP Wahyu.

Selain razia, Polres Bungo telah memasang spanduk yang berisi himbauan agar masyarakat tidak melakukan penambangan. “Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

Hendri, warga Desa Batu Kerbau, membenarkan informasi dari pihak kepolisian. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena aktivitas PETI di desanya kini sudah berhenti. “Alhamdulillah, sekarang sudah aman dan kurang lebih dua minggu ini tidak ada lagi aktivitas PETI,” ungkapnya dengan lega.

Masyarakat setempat pun mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Polres Bungo. “Kami berterima kasih kepada Polres Bungo yang menindak aktivitas PETI di desa kami,” pungkas Hendri dengan rasa syukur.(*)