Daerah

Polda Sumut Ungkap Ladang Ganja Terbesar di Indonesia

6
×

Polda Sumut Ungkap Ladang Ganja Terbesar di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Sumatera Utara – Polda Sumatera Utara (Sumut) membuat terobosan besar dalam pemberantasan narkoba dengan penemuan ladang ganja terbesar di Indonesia. Dalam sebuah operasi terkoordinasi, ditemukan sebanyak 150 hektare ladang ganja yang tersebar di 18 titik berbeda di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Penemuan besar ini merupakan pengembangan dari penangkapan tiga kurir asal Padang, Sumatera Barat, yang dilaporkan oleh Metrojambi.com pada Senin (13/11). Tiga kurir, berinisial FHM (18), FR (23), dan FE (16), ditangkap saat membawa 15 kilogram ganja di Jalan Umum Desa Gunung Baringin, Penyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu (1/11).

Menurut laporan humas.polri.go.id, tiga kurir ini mengaku diperintahkan oleh seorang narapidana berinisial ZR alias Kijok, yang saat ini mendekam di Lapas Kelas IIA Padang, untuk membawa ganja tersebut.

Lebih lanjut, kepolisian berhasil menangkap GN, warga Huta Bangun, Mandailing Natal, sebagai pemilik lahan ganja tersebut. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyatakan bahwa penggunaan citra satelit memainkan peran penting dalam mengungkap keberadaan ladang ganja ini.

“Ini adalah kombinasi dari penggunaan drone dan verifikasi citra satelit. Hasil dari kedua metode ini memungkinkan tim kami untuk mengecek langsung ke lapangan,” jelas Irjen Pol Agung.

Tim gabungan yang turun ke lapangan bergerak cepat untuk menyisir dan memusnahkan tanaman ganja yang siap panen, dengan ketinggian berkisar dari 30 cm hingga 2 meter. Ladang ganja ini terdapat di 10 titik di Desa Rao-rao, Penyabungan Timur, dan 8 titik lainnya di Desa Huta Tua, Penyabungan Timur.

Sampai dengan hari Minggu, 12 November 2023, sebanyak 9 titik telah berhasil dimusnahkan, dan 9 titik lainnya masih menunggu untuk dimusnahkan. Kapolda Sumut mengakui bahwa pemberantasan ladang ganja di Mandailing Natal terkendala oleh lokasi yang berada di perbukitan dan pegunungan bermedan, namun menegaskan komitmen pihaknya untuk memberantas narkoba sebagai musuh bersama.

Penemuan ini menandai sebuah kemajuan signifikan dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, dan menunjukkan pentingnya teknologi dalam operasi kepolisian modern.(*)