Daerah

Harga Cabai Merah Meroket di Muara Sabak Barat, Rp 100 Ribu Sekilo

7
×

Harga Cabai Merah Meroket di Muara Sabak Barat, Rp 100 Ribu Sekilo

Sebarkan artikel ini

Tanjab Timur – Pasar Kalangan di Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengalami kenaikan harga bahan pokok yang signifikan, terutama pada cabai merah. Dalam dua bulan terakhir, harga cabai merah telah melonjak hingga Rp 100 per kilogram, mempengaruhi strategi stok para pedagang dan kebiasaan pembelian konsumen.

Pedagang di pasar, seperti Abun, mengungkapkan bahwa penurunan stok cabai merah di Pasar Induk Kota Jambi, terutama selama musim penghujan, telah menyebabkan gagal panen bagi banyak petani, memicu kenaikan harga. “Sekarang, kami mengurangi stok kami menjadi hanya sekitar 50 kilogram per hari, dibandingkan dengan 200 kilogram biasanya, karena khawatir barang tidak terjual dengan cepat,” kata Abun.

Pada minggu lalu, harga cabai merah kriting sudah tinggi, mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Namun, harga kembali naik Rp 30 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram. “Kenaikan harga ini membuat konsumen mengurangi pembelian mereka, dari satu kilogram menjadi hanya setengah atau bahkan seperempat,” tambah Abun.

Dedi, Kepala Pasar Kalangan Sabak Barat, mengamini bahwa kenaikan harga di akhir tahun sudah menjadi fenomena biasa, ditambah dengan penurunan stok dan kegagalan panen petani karena musim penghujan. “Ini sudah menjadi tradisi. Setiap bulan November dan Desember menjelang tahun baru, harga cabai pasti naik, salah satunya karena banyak petani yang gagal panen,” jelas Dedi.

Situasi ini tidak hanya menunjukkan kerentanan sektor pertanian terhadap perubahan musim, tetapi juga menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh pedagang dan konsumen dalam menghadapi fluktuasi harga. Penyesuaian strategi stok dan adaptasi pembelian menjadi keharusan bagi para pelaku pasar di Muara Sabak Barat untuk mengatasi kenaikan harga yang tajam ini.(*)