Daerah

Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi Bantu Mesin Jahit untuk Perajin Binaan

6
×

Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi Bantu Mesin Jahit untuk Perajin Binaan

Sebarkan artikel ini

MUARO JAMBI – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas para penjahit di Kabupaten Muaro Jambi, sebuah program pembinaan dan pelatihan telah membuahkan hasil signifikan. Program ini, yang berlangsung dari 1 hingga 30 Agustus 2023 di Usi Modist, telah sukses menaikkan standar keterampilan sepuluh penjahit terpilih.

Penyelenggaraan program ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Daerah Muaro Jambi, yang diwakili oleh Pj Bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah SH MH, serta peran aktif Ketua Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi, Faradillah Zahara Bachyuni SH. Mereka, bersama dengan Sekretaris Daerah Budhi Hartono MT, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Riduwan M.Si, serta berbagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, telah menyaksikan dan mendukung inisiatif ini.

Pada tanggal 30 November 2023, sebuah langkah penting diambil dalam memperkuat fondasi ekonomi kerajinan tangan di kabupaten ini. Sekretaris Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi, Sudirman MPd, secara resmi menyerahkan satu unit mesin jahit kepada masing-masing peserta pelatihan di lokasi Usi Modist. Pemberian ini merupakan manifestasi dari komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi peningkatan kualitas produksi kerajinan tangan lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi, melalui Sekretarisnya, menekankan bahwa mesin jahit tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengoptimalkan produktivitas para ibu rumah tangga dalam usaha kerajinan. Selain itu, ada penekanan kuat terhadap pentingnya pemeliharaan peralatan, pengelolaan manajemen usaha yang lebih terstruktur, serta pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi lainnya untuk promosi produk.

Inisiatif ini diharapkan dapat membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kerajinan, sekaligus memperkuat identitas kultural Kabupaten Muaro Jambi. Dengan langkah ini, harapan akan terciptanya lingkungan usaha yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan di kabupaten ini semakin nyata.(*)