Politik

Bertemu Tokoh Tembesi, CE-Ratu Targetkan 70 Persen Suara di Batanghari

2
×

Bertemu Tokoh Tembesi, CE-Ratu Targetkan 70 Persen Suara di Batanghari

Sebarkan artikel ini

Seharian di Batanghari, Cek Endra dan Ratu Munawaroh Zulkifli mulai mengkonsolidasi simpul kekuatan tim. Tak main-main, mereka menarget kemenangan di angka 70 persen di bumi berjuluk Serentak bak Regam itu.

***

Seusai mengukuhkan tim pemenangan di depan pasar Muara Bulian, Cek Endra beringsut ke Muaro Tembesi. Ia melanjutkan road show dan kali ini akan bertatap muka dengan sederet tokoh masyarakat di sana.

Jalan itu berangkal batu. Sebuah plat besi berkelir hijau bertuliskan ponpes Al Ikhlas menjadi penunjuk arah. Lokasinya berjarak 1 kilometer dari jalan lintas Sumatera.

Jarum jam menunjuk angka tiga sore ketika Cek Endra dan rombongan tiba. Orang-orang itu mengenakan atasan serupa, kaos berkerah bergambar Cek Endra.

Mereka berjejer di sisi kiri dan kanan, menyambut kedatangan Cek Endra, sambil bersorak Sorai. Turun dari kendaraannya, Cek Endra langsung melempar senyum hangat. Ia menyalami satu per satu warga yang mengerumuninya.

Ratu Munawaroh dan Rosita Endra tampak mengiringi di belakang. Seroang pria tampak mengarahkan CE dan rombongan duduk di bagian paling depan.

Pekik “CE-Ratu menang” membumbung tinggi. Gemuruh takbir bersahutan dari bawah tenda bercorak kuning-merah itu.

Di sini panitia mendesain acara agak berbeda. Cek Endra dan Ratu Munawaroh ..ehhh…diminta tampil berdua ke atas pentas.

Cek Endra mengawali pidatonya tanpa teks. Sementara Ratu berdiri tegap di sampingnya.

“Kami berniat jadi gubernur ingin bekerja untuk rakyat. Bukan mencari kemasyhuran. Karena saya sudah hampir tiga periode jadi Bupati. Rasanya sudah tak perlu lagi dilayani. Begitu juga dengan Bu ratu, beliau sepuluh tahun mendampingi Gubernur. Tak ada lagi yang kami kejar. Hanya pengabdian yang kami cita-citakan…,” Cek Endra berpidato tanpa teks, dengan berapi-api.

Ia mengajak para tokoh dan simpul yang tergabung dalam barisan pemenangan, agar bekerja sungguh-sungguh. Karena, kata Cek Endra, kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.

“Maksimalkan pergerakan di TPS…,”katanya.

Cek Endra lantas cerita panjang lebar ihwal kedekatannya dengan warga Batanghari. Sanak familinya banyak beranak pinak di sini.

Ketua Golkar Jambi itu, rupanya bukan orang asing di sini. Dulu, semasa muda, Cek Endra sering mondar-mandir, berbisnis di daerah ini.

“Kedekatan ini menjadi penambah energi perjuangan kita. Teruslah bekerja. Semangatlah. Kuasai TPS…”ujarny.

“Bulan ini targetkan 60 persen suara. Sampai di Desember besok, angka suara kita di sini sudah di 70 persen. Siaapppp…”pekik Cek Endra.

Dari kerumunan pekik “Siap” itu langsung bersahut-sahutan.

“Dalam perjuangan dibutuhkan dedikasi yang tinggi. Kesungguhan dan keikhlasan. Insyallah kemenangan bersama kita…”jelasnya.

Kini giliran Ratu yang berpidato.

Ia maju beberapa langkah, mendekati michrophone. Ratu bergegas mencopot masker, yang sedari tadi menutupi wajahnya.

“Waowwwww…..” Suara itu membumbung dari arah kerumunan.

Ratu langsung senyum tersipu. Gemuruh tepuk tangan tetiba bersahutan.

Hampir 20 menit Ratu berpidato. Ia bicara panjang lebar, terutama tentang cita-cita perjuangannya mewujudkan Jambi yang lebih baik. Jambi yang berwibawa.

“Sudah sepatutnya, kita akan memastikan infrastruktur baik. Pembangunannya tepat sasaran, memprioritaskan ke kantong-kantong ekonomi rakyat..”bebernya.

Ia juga menukil potensi Jambi, sebagai daerah kaya raya. Ia lantas cerita ihwal perjuangannya membawa produk Jambi ke level nasional, bahkan internasional.

Perhiasan Jambi, di tangan Ratu, pernah diakui oleh UNESCO, sebagai produk nomor Wahid. Diakui dunia.

Ia berharap, cita-cita perjuangan mereka, untuk membawa Jambi lebih maju lagi, lebih baik lagi, segera mewujud bersama CE-Ratu.

“Mohon doa dan keikhlasannya. Mari sama-sama kita berjuang, demi mewujudkan Jambi lebih baik…”ujarnya.

Mengakhiri pidato tanpa teks, Ratu ikut membangkitkan semangat tim dengan yel-yel “CE-Ratu” dan “Jambi Cerah”.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab. Lalu diakhiri dengan foto bersama. Warga dan tim yang bejibun di bawah tenda itu, langsung mengerumuni CE-Ratu. Mereka berdesakan meminta berswafoto, sambil mengangkat jari yang membentuk huruf C, simbol Cek Endra.

CE-Ratu tampak kelelahan meladeni serbuan warga itu. Mereka antusias menyambut duet dengan jargon Cerah ini. Mereka beranjak setelah melempar tabik!

Rencananya, Ahad besok CE-Ratu akan turun ke Sungai Bahar, Muaro Jambi. Apa saja kegiatannya di situ? Simak terus perjalanan dan agenda muhibah politiknya.(*)

 

Lihat foto-fotonya :

 

Politik

Jambi – Nama Syafril Nursal, tokoh asal Kerinci-Sungai Penuh, semakin menguat sebagai calon Gubernur Jambi. Mantan Kapolda Sulteng ini, yang baru-baru ini mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Demokrat…