by

Aktifkan Jejaring Massa Hingga Sel-sel Terkecil, Cek Endra Paling Siap Tempur

Bergerak agresif mengaktifkan simpul-simpul massa hingga sel-sel terkecil. Posisi Cek Endra kian menguat. Kandidat Gubernur yang paling siap tempur.

—————-

Selepas menahkodai Golkar Provinsi Jambi, kekuatan Cek Endra kian membesar. Gelombang dukungan pun terus meluas seiring kian agresifnya Cek Endra mengaktifkan simpul-simpul massa.

“Cara kerjanya efektif. Cek Endra kelihatan paling dominan dari kandidat gubernur lain,”kata Dr Dedek Kusnadi, Pengamat Kebijakan Publik dari UIN STS Jambi itu.

Berdasarkan teori, kata Dr Dedek, salah satu cara untuk memperbesar dukungan politik adalah mengaktifkan jejaring, hingga ke pelosok desa. Kekuatan jaringan ini, menurut Dr Dedek, berguna bagi kandidat untuk memobilisasi massa.

Sementara Cek Endra, lanjut Dedek, kelihatan paling serius mengelola dan mengaktifkan jejaring itu. Bahkan, hingga ke sel-sel terkecil di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Cek Endra, kini didukung oleh berbagai elemen massa. Mulai dari kalangan LSM, Aktivis, Politisi, Pengusaha, Tokoh Adat hingga tokoh lintas partai.

Di Kota Jambi misalnya, Cek Endra sukses memperkuat timnya dengan menggaet Asnawi AB, tokoh kuat asal seberang Kota Jambi. Di barisan Cek Endra, juga bergabung tokoh ternama semisal Kemas Arsyad Shomad, Mantan Rektor Unja.

Sementara di Batanghari, Cek Endra juga diperkuat oleh keberadaan Canel, mantan Cawabup Batanghari. Tokoh inisial CE itu, juga didukung Bupati aktif, Syahirsah. Barisan Cek Endra di Batanghari kian menguat setelah tokoh sepuh Jambi sekaligus mantan Bupati Batanghari, Hasip Kalamudin Syam turut bergabung.

Begitupula di Merangin. CE sukses menggaet mantan Sekda hingga pentolan tim pemenangan Haris dan Nalim. Di Bungo, CE berhasil mengajak Mantan Bupati Bungo Sudirman Zaini, KAdirun dan pengusaha Bambang Hermanto masuk barisan. Sedangkan di Tebo Cek Endra didukung oleh kekuatan Bupati aktif, Sukandar.

Jejaring ini, kata Dedek, memungkin Cek Endra untuk memperbesar dukungan dan memobilisasi massa.

“Fenomena Cek Endra ini hampir mirip dengan kemunculan HBA di Periode pertama. Waktu itu, HBA tokoh yang paling agresif mengaktifkan jejaring,”katanya.

Kekuatan Cek Endra, lagi-lagi Dedek mempertegas, kian membesar ketika sukses menahkodai Beringin. Maklum, Golkar termasuk partai besar–dengan tujuh kursi di DPRD Provinsi–, dan memiliki jejaring kepala daerah aktif.

“Selain Sarolangun, ada empat wilayah yang kepala daerahnya dikuasai Golkar, yaitu Tebo, Batanghari, Merangin dan Kota Jambi. meski Fasha dan Haris juga kepengen maju, tapi, Golkar di sana, mulai dari struktur teratas hingga paling bawah, wajib mendukung Cek Endra. Disini nilai lebih CE itu,”papar Dedek.

Karena itu, Dedek yakin, bila Cek Endra konsisten memperbesar dan mengaktifkan jejaring yang sudah ada, termasuk struktur Golkar, dia akan menjadi pemenang di Pilgub mendatang.

Kepemilikan sumber daya, kata Dedek, membuat Cek Endra bisa bergerak agresif. Termasuk bisa mengelola dan mengaktifkan jejaring itu. Pekerjaan Rumah (PR) terbesar Cek Endra kini, lanjut Dedek, justru mesti piawai membidik wakil dan koalisi partai pendukung.

“Karena wakil akan sangat menentukan. Figur wakil, bisa menambah suara dan sebaliknya, justru bisa menurunkan suara. Ini mesti dikaji secara matang. Tapi, secara personal, saya kira Cek Endra sudah unggul,”ujarnya.(*)

 

 

 

 

News Feed