by

Juru Kunci Makam Bung Karno Doakan Jambi Berkah Terwujud di Era Fachrori Umar

Penjaga pusara keabadian sang Proklamator itu meyakini Gubernur Fachrori Umar bakal memimpin kembali bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

—————

Di bawah kaki langit biru nan cerah ketika tim keluarga Fachrori Umar itu meluncur menuju makam Bung Karno–Presiden RI pertama–, di Kelurahan Bendogerit, Sanawetan, Kota Blitar. Menerobos jalanan yang agak sedikit macet, lokasi makam hanya berjarak 10 menit berkendara dari Patria Hotel, tempat menginap rombongan dan tim keluarga Fachrori itu.

Mengenakan setelan Jawa lengkap berkelir merah dengan atasan blangkon, Paul memimpin tim keluarga Fachrori nyekar ke pusara keabadian sang penyambung lidah rakyat itu. Seusai membeli bunga dan mengganti biaya masuk, Paul dan rombongan bergerak masuk ke makam–setelah melewati pintu khusus yang diapit dua gapura berukir setinggi pohin kelapa itu–.

“Lewat sini pak,”sapa Juni, seorang juru kunci makam Presiden RI pertama, Selasa 21 Januari 2019.

“Baru kemarin saya ngimpi ke candi Muaro Jambi. Eh,,,kok langsung ketemu orang Jambi,”sapanya lagi.

Juni, bergegas membimbing rombongan tim keluarga Fachrori Umar menuju pusara bung karno, yang berada di dalam sebuah bangunan joglo-yang merupakan ciri khas bangunan jawa–. Sementara Juni membimbing Paul duduk bersila di sudut kanan pusara bung Karno. Para rombongan tim Fachrori itu, justru mengelilingi bagian kiri pusaranya.

Sebagian duduk di pusara ibunda bung Karno–Ida Ayu Nyoman Rei–. Sebagian lain duduk di sekeliling pusara ayahnya–Raden Mas Soekemi Sosrodiharjo–. Sebuah batu nisan besar berkelir hitam bertuliskan “Di sini dimakamkan bung karno, proklamator kemerdekaan dan presiden pertama republik indonesia, penyambung lidah rakyat” itu tercacak di sisi atas pusara bung Karno.

Dipimpin Kyai Haji Sulaiman Saleh, tim keluarga Gubernur Jambi itu memulai membaca zikir dengan khusyuk. Ziarah kemudian diakhiri dengan pembacaan doa.

“Bung Karno telah mengajarkan kita akan arti penting persatuan dan keberagaman. Hari ini, kami berziarah kesini untuk mengingatkan kita semua, wabil khusus warga Jambi yang akan menghadapi Pilgub Jambi. Mari kita jaga persatuan. Hadapi pilgub dengan hati yang lapang, tanpa anarkis,”kata Paul.

Berziarah dan berdoa dari makam Bung Karno, Paul berharap Jambi Berkah benar-benar mewujud. Bak keberkahan yang diturunkan sang maha pencipta kepada rakyat Indonesia lewat kemerdekaan yang dikumandangkan Bung Karno. Paul berharap Jambi Berkah terwujud justru di tangan Fachrori Umar.

“Insyallah…niat baik akan diijabah oleh Allah SWT. Kita sama-sama berdoa, semoga apa yang kita citakan terwujud. Atas izin Allah, Fachrori kembali menjadi Gubernur,”katanya.

Juni kembali membimbing Paul dan rombongan menyisir kawasan makam. Ia misalnya, menjelaskan letak rumah masa kecil bung karno dan sejumlah ruangan yang kini dijadikan museum dan perpustakaan.

“Saya doaken mas. Pak Fachrori Umar selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Bisa memimpin kembali Provinsi Jambi. Dicintai rakyatnya, seperti rakyat mencintai Bung Karno,”katanya.

Dari makam bung Karno, Paul yang ditemani koleganya Hamdi Daeng, Jefri Bintara Pardede dan rombongan tim keluarga beranjak ke makam Gusdur di Jombang, Jawa Timur.

Ziarah tim keluarga ini akan diakhiri di makam mendiang Bj Habibie di Tempat Pemakaman Pahlawan, Kalibata.(*)

 

News Feed