by

Persulit Pemecahan Sertifikat Tanah, BPN Jambi Didemo

Mendemo Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Jambi, aktivis berkepala pelontos itu menyorot ihwal rumitnya pemecahan sertifikat tanah.

——————

Robert Samosir heran kok proses pemecahan sertifikat tanah di BPN, lamanya minta ampun. Padahal, setahu dia, memecah sertifikat tak memakan waktu lama.

Gara-gara itu, banyak warga dirugikan. Warga misalnya, kata Robert, terpaksa menelan pil pahit tak bisa mengurus pinjaman atau jual beli tanah, lantaran asetnya belum bersertifikat.

“Kita demo hari ini, untuk mempertanyakan cara kerja di BPN ini. Kok sulitnya minta ampun,”kata Robert, aktivis berkepala plontos itu.

Robert lantas menyorot ihwal pemecahan sertifikat tanah pemilik seorang pengembang. Sesuai aturan main, kata Robert, setelah 90 hari objek tanah itu tak ada gugatan ke pengadilan, secara otomatis BPN semestinya segera memproses pemecahan sertifikat itu.

“Kami minta BPN Profesional. Tegak lurus menjalankan ini. Jangan hambat pengembang. Jangan pilih kasih dan main mata,”tegasnya.

Robert dan koleganya sempat diajak berdiskusi oleh pimpinan BPN. Mereka terus memprotes cara kerja BPN, yang dinilainya tak cekatan. Aksi demo itu berjalan damai di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.(*)

 

News Feed