by

Buya Satar Resmi Dukung Cek Endra, Peta Pilgub Berubah

Cek Endra kian bersinar menatap Jambi 1 seusai resmi didukung buya tersohor asal Merangin, Kyai Haji Abdul Satar Saleh. Peta Pilgub diyakini berubah.

—————-

Mata batinnya tersingkap. Itu, yang konon membuat Buya Satar kerap menjadi rujukan siapa saja, utamanya tokoh politik. Mereka datang dengan berbagai keperluan. Dari urusan rumah tangga hingga persoalan politik.

Sementara Gusdur, yang prediksinya nyaris tak pernah meleset. Buya Satar justru selalu cemerlang di tiap Pilkada. Kemana ia berpihak, disitu sang kandidat unggul.

Al Haris misalnya, tak disangka mampu menggulung kedigdayaan Nalim sewaktu Pilkada Periode kedua. Padahal, jauh sebelumnya Buya Satar sudah memprediksi, Haris bakal lanjut menjadi Bupati.

Mayapada lagi-lagi geger ketika Buya Satar sekonyong-konyong melempar dukungan di ajang Pilgub Jambi 2020 mendatang. Buya, secara resmi menyatakan dukungan kepada Bupati Sarolangun, Cek Endra. Dukungan itu, bahkan dimadah secara terbuka seusai zikir akbar di Masjis As-Sulthon, Kabupaten Sarolangun, Kamis, kemarin.

Mengenakan atasan putih dan bawahan sarung, Buya Satar yang didampingi anaknya menegaskan ihwal dukungannya itu.

“Saya mendukung Cek Endra…,”tutur Buya Satar.

Sejenak, Cek Endra yang berdiri persis disamping Buya terlihat mengangkat kedua tangan ke atas, laiknya seorang muslim yang berdoa.

“Amin ya Allah..Amin…,”sambut Cek Endra.

Gemuruh takbir tetiba pecah.

“Selain mendukung. Saya juga mendoakan beliau. Semoga beliau berhasil,”kata Buya Satar.

Kepada Cek Endra, pemilik pondok pesantren Syekh Maulana Qori, Titian Teras Bangko itu menitip sejumlah pesan khusus.

Apa saja?

“Pertahankan akidah ahlul sunnah wal jamaah,”kata Buya.

Sebab, kini, menurutnya, akidah umat tengah dihajar banyak ajaran sempalan. Ditangan umaro yang alim, kata Buya, akidah umat akan selamat.

“Ini penting diselamatkan,”katanya.

Tiap kali berkodak, Buya Satar selalu mengangkat jari telunjuk dan jempol yang membentuk huruf C–sebuah simbol yang identik dengan nama Cek Endra–. Kyai Karismatik itu mendukung Cek Endra, karena haqqulyakin, dialah yang mampu menjalankan misi besar dakwah islamiyah itu.

Buya Satar, bakal mengumpulkan para alumni di Januari mendatang dan akan kembali menyampaikan dukungannya secara terbuka kepada Cek Endra, dihadapan alumni itu.

Tak pelak, dukungan Buya Satar ke Cek Endra memantik reaksi sejumlah kandidat gubernur. Seorang oknum Bupati misalnya, mendadak kebakaran jenggot. Sejumlah orang dekat Buya Satar mengatakan, Bupati itu sempat meminta buya tak hadir di acara Zikir Akbar yang dihelat Cek Endra di Sarolangun.

“Dia sempat kirim SMS ke anak buya. Minta buya jangan datang ke Sarolangun. Kyai kok dipaksa-paksa, kan tak elok,”ujarnya.

Ia lantas memperlihatkan pesan SMS yang dikirim sang bupati ke anak kandung Buya Satar. Ali-alih merespon. Buya, malah resmi menyatakan dukungan kepada Cek Endra, justru di sela-sela zikir akbar tersebut.

Seorang kepala daerah lain, kata dia, juga sempat merayu Buya Satar. Lewat anaknya, sang kepala daerah kedua itu, berulangkali mengirim SMS, hendak mengajak Buya bertemu salah satu petinggi negeri ini. Tapi, lagi-lagi Buya Satar bergeming.

Langkah Buya terang saja membuat Cek Endra bahagia. Bupati Sarolangun itu kian optimis menatap Pilgub mendatang.

“Insyaallah…dengan dukungan Buya Satar, ikhtiar kita kian dimudahkan. Amin..,”kata Cek Endra.(*)

[AWIN]

 

News Feed