by

Saatnya Warga Kerinci di Malaysia Bisa Mudik Berkendara

Hanya bersenjata Jembatan, warga Kerinci bisa berkendara –baik via mobil ataupun sepeda motor–, dari kampung halamannya hingga ke Johor, Malaysia. Terobosan Usman Ermulan jika menjadi Gubernur.

————–

Gagasan ini, menurut Usman Ermulan, bukan sesuatu yang musykil. Perwujudannya, kata dia, tergantung politikal will seorang Gubernur. Jalur baru yang bakal melewati lalu lintas Asean itu kudu diretas. Faedahnya gede. Dengan begitu, ekonomi Jambi pastilah otomatis terkerek naik. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana caranya?

Begini penjelasan mantan Bupati Tanjab Barat dua periode itu.

Provinsi Jambi, kata Usman, dikenal sebagai daerah segitiga emas. Lewat jalur Asean, Jambi terkoneksi langsung dengan surganya ekonomi kaum Yahudi Timur–Singapura–. Dengan jalur yang sama, Jambi juga terkoneksi langsung ke Malaysia via Johor.

Selama ini, menurut pria yang akrab disapa UE itu, Jambi tak pernah memanfaatkan jalur Asean itu sebagai moda transportasi. Semasa menjadi Bupati Tanjab Barat, UE telah mencoba membuka jalur itu. Kendati, jalur yang bisa di buka baru sebatas akses dalam negeri, Tungkal-Batam.

Gubernur dengan kewenangannya, lanjut UE, bisa mendesak pemerintah pusat agar membuka jalur internasional, Jambi-Singapura dan Jambi-Johor via Pelabuhan Tungkal. Jika connecting ini dibuka, otomatis warga Jambi bisa berkendara langsung hingga ke Singapura dan Malaysia.

Lalu, bagaimana dengan Kerinci?

Menurut Usman, akses Kerinci-Tungkal bisa diperpendek dengan cara memotong jalan. Tentu saja, tanpa harus menjamah dan merusak Taman Nasional. Akses Kerinci-Bangko, kata dia, bisa di perpendek dengan memotong jalan dari Perentak terus menerobos hingga ke Simpang Kuamang Kuning. Jika terwujud, panjang jalur ini cuma 12 kilometer saja.

“Modal membuka akses ini cuma dua buah jembatan,”kata Usman.

Nah,

Dari Simpang Kuamang Kuning itu, jalur sudah terkoneksi ke Pelabuhan Tungkal via Lintas Sungai Bengkal, Simpang Niam dan keluar di daerah Merlung. Dari Merlung lanjut lagi ke Pelabuhan Dagang-Tebing Tinggi dan berakhir di Kuala Tungkal.

“Sekarang sudah ada veri tujuan Singkep, Batam. Kita bisa buka akses ke Singapura dan Johor lewat jalur Asean ini. Jadi, bukan mustahil loh, kedepan warga Kerinci yang merantau di Malaysia bisa pulang kampung bawa mobil sendiri,”ujarnya.

Betapa besar faedahnya, kata Usman, bila jalur Asean ini dibuka. Ekonomi Jambi pastilah menyala-nyala. Rakyat tentu kian sejahtera.

“Betapa mudah kita menjual pariwisata Kerinci dan Muaro Jambi. Asal ada kemauan meretas jalur itu. Saya sedih karena belum ada yang menggagasnya. Ini tugas gubernur kedepan,”katanya.(Bersambung)

[AWIN]

News Feed