by

Tes CPNS Dalam Monitor Ombudsman Jambi

Praktik cawe-cawe dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini dimonitor Ombudsman Perwakilan Jambi. Panitia seleksi diwanti-wanti tak mempersulit peserta tes.  Mencurigai daerah yang nekat menggulirkan tes wawancara.

——————

Praktik lancung lazim terjadi dalam seleksi CPNS. Inilah yang memantik Ombudsman Perwakilan Jambi turun gunung. Lembaga Negara Pelayanan Publik itu meminta panitia tak bermain api. Mereka akan memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan alias on the track.

“Kita mengawasi demi mendukung seleksi CPNS berjalan objektif, akuntabel, dan transparan. Sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” tutur Dr Jafar Ahmad, Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi.

Ombudsman, menurut Jafar–begitu ia biasa disapa–, telah membentuk tim pengawas sekaligus sudah mengendus potensi kecurangan yang bakal terjadi. Daerah yang nekat menggulirkan tes wawancara misalnya, akan mendapat perhatian khusus.

“Seleksi tak boleh keluar SOP,”tegasnya.

Ombudsman tak segan menjewer panitia yang sengaja mempersulit peserta tes. Jafar berharap, tak boleh lagi terjadi ketika peserta tes gagal ikut ujian hanya gara-gara masalah KTP. Menurut Jafar, KTP bukan substansi untuk kelulusan seseorang menjadi CPNS. Jangan sampai, kata dia, masalah sepele itu menjadi penjegal nasib seseorang untuk menjadi aparatur.

“Kalau bisa dipermudah, tolong jangan dipersulit. Ombudsman mewanti-wanti betul masalah ini,”ujarnya.

Pengawasan melekat dilakukan Ombudsman tak lain demi memastikan seleksi CPNS tidak diwarnai praktik curang. Menurut Jafar, tim pengawas terdiri dari berbagai asisten Ombudsman. Nantinya, tim tersebut secara aktif memonitor perkembangan seleksi CPNS di beberapa daerah.

“Kita juga akan memantau ada atau tidak komplain serta laporan dari masyarakat,”katanya.

Proses pengawasan dilakukan Ombudsman mulai dari tahap pendaftaran, pelaksanaan ujian hingga pengumuman hasil seleksi. Ombudsman, kata Jafar, perlu memastikan panitia penerimaan CPNS bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ombudsman juga akan mengawasi layanan terhadap peserta penyandang disabilitas. Agar hak warga negara yang ingin mengabdi pada negara bisa terlayani dengan baik. Jafar mempersilahkan masyarakat melaporkan kejanggalan atau temuan kecurangan seleksi CPNS ke Ombudsman Perwakilan Jambi.(*)

[AWIN]

 

News Feed