by

Susul Fasha, AJB Merapat ke Gerindra-PPP

Asafri Jaya Bakri kian menunjukkan kelengketannya bersama Syarif Fasha. Mendaftar calon Wakil Gubernur di partai yang sama.

————–

AJB mengutus tim yang digawangi anak-anak muda ke Partai Gerindra bertepatan di hari Sumpah Pemuda

Seusai Fasha, Asafri langsung mengirim timnya ke Partai Gerindra. Masih sama seperti Demokrat, di partai burung garuda itu Asafri mendaftar untuk calon wakil gubernur. Setelah gerindra, tim yang digawangi anak-anak muda itu beringsut ke markas partai ka’bah, di kawasan Penyengat Rendah, Kota Jambi.

Mendaftar di partai yang sama dengan Fasha, pria yang akrab disapa AJB itu melempar sinyal bakal berduet.

“Kebetulan saja,”ujar Rully Arizal, Mantan Presiden BEM UIN tahun 2012 sekaligus koordinator tim pemenangan AJB bernada diplomatis.

Sinyal duet itu menyala ketika AJB memboyong Fernando Harianto–adik kandung Fasha–, mengembalikan berkas pendaftaran ke Partai Demokrat, sepekan lalu. Kompak mengenakan kemeja putih dan berpeci, pria yang kerap disapa Ami itu bahkan turut mendampingi AJB sejak dari rumah makan Sederhana, kawasan Thehok. Ami terlihat akrab bersama AJB dan putranya, Fikar Azami.

“Yang jelas, sedari awal pak AJB konsisten mendaftar untuk calon nomor dua, bukan nomor satu,”ujar Rully sembari melempar senyum.

Rully menilai publik berhak berspekulasi. Ihwal wacana duet dua walikota itu, Rully lagi-lagi menjawab diplomatis.

“Sah-sah saja,”singkatnya.

Menurut Rully, kedatangan mereka ke Gerindra dan PPP memang atas perintah langsung dari AJB. Mereka diutus secara resmi untuk mengambil berkas pendaftaran. Secara kebetulan, Fasha memang telah terlebih dulu datang ke Gerindra dan PPP.

Tim AJB ketika mengambil berkas pendaftaran ke PPP

Walikota Jambi dua periode itu kandidat kedua yang mengambil berkas ke Gerindra. Sementara, di PPP Fasha telah terlebih dulu mengembalikan berkas.

Sejak awal, PPP dan Gerindra memang santer disebut bakal mengusung Fasha. Evi Suherman, bos PPP Jambi itu misalnya, sempat mengaku punya hubungan khusus dengan Fasha. Itu disampaikannya ketika menyambut lawatan Fasha ke PPP, beberapa hari lalu.

“Hubungan emosional kami dengan Pak Fasha sangat lah baik, secara pribadi kami menginginkan berbarengan dengan Pak Fasha. Karena dari awal Pak Fasha, kami selalu bersama,” kata Evi Suherman.

Tanpa basa-basi, Fasha bergegas menyambar diplomasi politik Evi.

“Kami berharap PPP berdampingan kembali bersama kami di Pilgub Jambi 2020 mendatang,” kata Fasha dengan senyum khasnya.

Sementara AJB, meyakini bakal diusung Gerindra. Alasannya, ia punya jejak historis bersama Sutan Adil Hendra, komandan partai komando itu.

“Pak AJB ke Gerindra seperti datang ke rumah sendiri,”ucap Rully.

AJB dan SAH, menurut Rully, punya banyak kesamaan. Legislator dua periode itu konsisten meningkatkan Sumber Daya Manusia lewat pendidikan. AJB pun sama.

“Pak AJB serius dan komit meningkatkan SDM. Itu sudah dibuktikan selama dua periode menjabat walikota,”kata Rully.

Selain itu, baik AJB dan SAH sama-sama menjadikan keberagaman sebagai potensi untuk membangun daerah.

“Mengenyahkan perbedaan suku dan ras. Cita-cita Gerindra selaras dengan pak AJB,”katanya.

Perburuan AJB ke partai politik masih berlanjut?

Pengamat Kebijakan Publik Dr Dedek Kusnadi menilai wacana duet Fasha-AJB membuat kandidat lain ketar-ketir. Disaat yang lain sibuk melobi partai, pasangan ini malah menunjukkan kemesraan. Menurut Dedek, terlepas apakah bakal menyatu atau tidak, Fasha-AJB sudah maju selangkah.

“Ibarat lomba lari, mereka sudah star duluan. Orang yang running duluan selalu mendapat nilai plus di masyarakat. Kandidat yang dikenal duluan biasanya selalu lebih solid dukungannya,”kata Dedek.

Melihat komposisi partai, Dedek memperkirakan Pilgub 2020 mendatang hanya akan diramaikan paling banyak tiga pasang calon. Siapa selain Fasha-AJB?

“Saya kira masih dinamis. Wacana ini akan berkembang seiring dukungan partai. Karena untuk maju lewat jalur perseorangan nyaris sulit,”kata Dedek.(*)

[AWIN]

 

 

 

 

News Feed