by

AJB dan Apel Tiga Ribu Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh

Aula utama Gedung Olah Seni itu disesaki ribuan orang. Makin malam kian ramai. Asafri Jaya Bakri menyatu di tengah lautan pemuda, ikut menari rantak kudo di pamungkas acara apel tiga ribu mahasiswa.

————–

Foto bersama tokoh Kerinci dan mahasiswa Kerinci Perantauan di acara Apel Tiga Ribu Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh

Sembilan gadis mendah kincai itu lenggak-lenggok di atas pentas. Mengenakan pakaian adat Kerinci, perempuan rupawan ini menyambut tetamu yang hadir. Malam itu, kehadiran Asafri Jaya Bakri disambut gegap-gempita ribuan mahasiswa.

“Kami mengapresiasi kehadiran ayahanda AJB. Yang mensupport dan bersedia hadir,” Astra Vigo Putra, ketua Ikatan Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh ( IMKS) JAMBI dalam sambutannya.

Mahasiswa asal Tanjung Pauh itu malah menyindir Bupati Kerinci yang tak pernah nongol di acara mahasiswa kerinci perantauan itu.

“Padahal sudah empat kali kami undang. Jangankan mendukung, menggubris saja tidak,”sergahnya.

“Tapi kami bersyukur. Kerinduan itu terobati oleh kedatangan ayahanda Walikota Sungai Penuh. Lihat pak, inilah ribuan anakmu yang siap membangun Kerinci dan Sungai Penuh. Ini the real anak-anakmu, anak kerinci,”tegas Astra.

Belum selesai berpidato, Fadli Sudria, mendah kincai yang kini duduk sebagai legislator di DPRD Provinsi Jambi itu bermadah.

“Kedepan AJB kita antar menuju Jambi satu,”pekik Fadli dengan nada keras.

Sontak, seisi ruangan langsung bergemuruh. Riuh tepuk tangan membahana.

“Siap….,”sambut Astra dari atas pentas sembari menunduk takzim.

Apel tiga ribu mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh itu turut dihadiri tokoh muda asal Kerinci. Selain Fadli Sudria, juga hadir mantan aktivis Ikatan Mahasiswa Kerinci (IMKI), Dr Jafar Ahmad, yang kini menjabat Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi. Hadir pula Ketua HKKN Provinsi Jambi, Komisaris Besar Polisi Herman Ismail, Pembina IMKS JAMBI, Dr. Dori Efendi. S.IP., M.Soc.sc, Citra Darminto. S.IP. MA, lalu Iswandi. SH., MH , dan Muhammad Arqom. SH., MH serta ketua OKP Cipayung Provinsi Jambi. Mereka tampak akrab duduk semeja bersama AJB.

AJB, Ketua HKKN Kombes Pol Herman Ismail, Dr Jafar Ahmad, Fadli Sudria, dan Dr Dori Efendi

Apel tiga ribu mahasiswa itu berlangsung meriah. Selain pelantikan pengurus, acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni silat, tari dan senandung lagu khas ranoh kincai.

Riuh kembali pecah ketika Suci mahasiswi cantik dan bersuara indah itu membawakan lagu berjudul IMKS sakti. Lagu ini merupakan album ciptaan anak-anak IMKS Jambi. AJB dan tetamu tampak bahagia menyimak senandung Suci. Astra, Ketua IMKS pun turut menyumbang lagu dari album IMKS, berjudul Indahnyo Negeri Kito.

Mewakili dewan Pembina, Dr Jafar Ahmad dalam pidato tanpa teks berpesan bahwa kedepan tantangan pemuda cukup berat. Peluang kerja rendah, sementara pencari kerja tinggi.

“Kompetisi merebut dunia kerja akan ketat,”ujar Dr Jafar.

Karena itu, ia berpesan agar mahasiswa terus meningkatkan kompetensi. Agar bisa bersaing di hari-hari depan.

“Dekat dengan banyak pejabat tak ada gunannya kalau anda tak punya kompetensi,”pesan Dr Jafar.

Jafar lantas menutup pidatonya dengan pantun.

“Kalau ada bangku yang patah. Boleh disimpan di dalam basement. Kalau ada kasus dan masalah, silahkan ngadu ke Ombudsman (baca : Ombusmen),”

Sementara, Fadli Sudria dihadapan ribuan mahsiswa mengingatkan Kerinci-Sungai Penuh itu satu. Satu bahasa, satu keturunan.

“Jangan ada perpecahan sesama mendah kincai,”ujarnya. Ia mengharap IMKS menjadi wadah pemersatu mahasiswa kerinci perantauan.

Sebagai pamungkas, Walikota Sungai Penuh AJB didaulat menyampaikan motivasi dihadapan ribuan mahasiswa. Mengawali pidato singkatnya, AJB menyelusup ke kerumuman mahasiswa dan memboyong empat orang ke atas pentas.

“Kita mau cek apakah betul mereka asal Kerinci,”seloroh AJB.

Dua mahasiswa dan dua mahasiswi terpilih itu lantas mengenalkan diri masing-masing. Ada yang berasal dari kemantan, ada pula dari kayu aro.

Sembari wira-wiri di kerumunan mahasiswa, AJB menutup motivasinya dengan kalimat kunci.

“Begitu tamat kuliah, anda harus memiliki spesifikasi. Ini modal terpenting untuk sukses. Disiplin dalam kuliah. Belajar dengan keras dan sungguh-sungguh,”ujarnya.

Rocky Candra, selaku Ketua Pembina IMKS sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi itu turut menyampaikan pesannya lewat testimoni berdurasi lima menit itu.

“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu. Kuliah pulang kuliah pulang. Jadilah mahasiswa kura-kura, kuliah rapat kuliah rapat. Gapailah kesuksesan dengan menjadi mahasiswa prestasi-kuliah prestasi,”tutupnya.

Apel tiga ribu mahasiswa ditutup dengan tari rantak kudo. Ribuan mahasiswa tumpah ruah bergoyang bersama. AJB bahkan ikut membaur bersama ribuan mahasiswa sembari goyang rantak kudo, tarian khas asal Kerinci itu.(*)

Sembilan Gadis Mendah Kincai

[AWIN]

News Feed