by

Titah Mega untuk Edi

Bos Partai Banteng disebut-sebut menyorong nama Edi Purwanto untuk berlaga pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020 mendatang.

—————-

Duduk bersebelahan dengan Megawati Soekarno Putri, Edi Purwanto tampak gagah memimpin sidang pleno pada kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bali 9 Agustus 2019 lalu. Seusai acara,  Mega beranjak dari lokasi kongres ke tempat istirahat. Dengan mobil pribadinya, Mega mengajak Edi turut serta.

“Ketika semobil itulah bu Mega meminta Edi maju Pilgub,”ujar sumber di internal PDIP.

Sokongan Mega ke Edi tentu bukan basa-basi. Ini menunjukkan bahwa Edi betu-betul anak emas Mega. Edi, kata sumber, kala itu tak lantas mengiyakan atau terang-terangan menolak. Ia hanya menjawab akan mengikuti titah partai.

Ditunjuk Mega menjabat ketua partai, Edi melenggang mudah ke gedung dewan, bahkan kini dipercaya menjadi Ketua DPRD. Di usia yang terbilang muda, karir Edi langsung melesat.

Sejak di bangku kuliah, Edi memang sudah kelihatan menonjol. Sebelum menjadi Presiden BEM UIN STS, Edi adalah Menteri Agama di kepengurusan BEM sebelumnya.

“Yang menonjol pada Edi waktu itu, dialah aktivis yang satu-satunya pandai kaligrafi,”kata Dr Jafar Ahmad, mantan Presiden BEM UIN yang kini menjabat Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi.

Selain aktif di BEM, Edi juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam. Terjun ke politik, Edi berlabuh ke Partai Banteng. Karirnya terus melesat hingga menjadi ketua partai.

Pernah gagal pada Pilgub 2015 silam, Edi perlu kajian matang jika ikut berlaga pada Pilgub 2020.

“Edi sepertinya lebih memilih menjadi Ketua DPRD. Untuk Pilgub, mungkin dia mendorong kader lain,”ujarnya.

Siapa yang disorong Edi?

Nama Sani mendadak mengemuka.

Edi memang punya hubungan istimewa dengan Sani. Sewaktu menjadi mahasiswa di UIN Jambi, Sani adalah dosennya. Pada Pemilu Legislatif kemarin, Edi sengaja tak menyorong Sani sebagai caleg. Kabarnya, Edi tengah menyiapkan Sani untuk berlaga di Pilgub.

Edi merespon konfirmasi Jambi Link lewat pesan Whatsapp.

“Hahahaha…nggak lah,”

Diwawancara belum lama ini, Edi mengklaim partai akan memprioritaskan kader murni di Pilgub mendatang. Bukankah Edi juga kader murni?(*)

[AWIN]

News Feed