by

Pangkas Rumah Dinas Bambang Bayu

Saban hari, Bambang Bayu Suseno mesti bolak-balik Kota Jambi-Sengeti. Pria yang akrab disapa BBS itu ogah mendiami rumah dinas Wakil Bupati Muaro Jambi di Komplek Bukit Cinto Kenang, Sengeti dan lebih memilih tinggal di kediaman pribadinya di Lorong Beradat, Kenali Besar, Kota Jambi. Apa pasal?

—————-

Rumah berkelir putih itu tampak pudar. Lantai teras rumahnya berdebu. Sebagian dinding pagar roboh. Perkarangan rumah terlihat jorok. Di sekelilingnya pepohonan tumbuh rimbun. Rumah dinas Wakil Bupati Muaro Jambi itu tampak kumuh tak terawat. Maklum saja, BBS ogah mendiami rumah dinas tersebut. Kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak.

Padahal, renovasi rumah dinas wabup pernah dianggarkan pada tahun 2018 lalu. Lewat dinas Pekerjaan Umum (PU). Anggarannya di plot bersama renovasi Rumah Dinas Bupati dan Sekda. Rinciannya, renovasi rumah bupati Rp 3 miliar, rumah wabup Rp 1,5 miliar dan rumah sekda Rp 400 jutaan.

Eh,

Belakangan duit renovasi rumah dinas wabup dipangkas. Nilainya turun menjadi Rp 300 juta. Disini masalahnya, kenapa rumah dinas wabup itu tak kunjung cantik.

Yultasmi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Muaro Jambi, mengiyakan ihwal pemangkasan anggaran itu.

“Makanya, tahun lalu tak jadi kita renovasi. Karena anggaran yang kita ajukan tidak sesuai dengan nilai yang disetujui,” kata Yultasmi lewat pesan Whatsapp.

Meski begitu, dinas PUPR tak pernah berhenti mengajukan anggaran renovasi. Tahun 2020, kata Yultasmi, pihaknya lagi-lagi mengusulkan anggaran renovasi rumah dinas wabup. Malah memasukkan menjadi program prioritas. Satu harapnnya, supaya anggaran yang disetujui ideal.

“Banyak yang perlu kita benahi, pagarnya, atapnya, dinding rumah dan lain sebagainya. Kalau anggaran yang disetujui tidak ideal, kami lebih baik tidak melaksanakan,” kata Yultasmi.

Ia menyebut renovasi rumah wabup merupakan Pekerjaan Rumah (PR) besar yang tertunda. Mengingat rumah wabup merupakan simbol daerah.

“Tentunya kami sangat mengharap dukungan Panggar Legislatif. Agar segera menyetujui anggarannya secara proporsional,”ujarnya.(*)

 

[AWIN]

News Feed