by

Pipa Tua Pertamina yang Meresahkan

Pipa-pipa PT Pertamina EP Asset 1 Jambi itu lagi-lagi bocor. Diklaim tak membahayakan.

————

Sinurat mesti hati-hati ketika melintasi tikungan menuju Perumahan Nutara Asri, tepatnya di jalan Sunan Gunung Jati, Kenali Asam Bawah, Kota Jambi, Kamis 29 Agustus 2019, kemarin. Gara-gara jalanan itu diguyur tumpahan cairan lumpur bercampur minyak.

Pria yang kesehariannya berdagang kelontongan di SD Negeri 212/IV Kota Jambi itu menyebut tumpahan cairan berasal dari pipa Pertamina yang bocor.

“Semburannya tinggi sampai dua meter. Cairan meluber ke jalan,”ujar Sinurat kepada Jambi Link.

Sinurat mengaku kali pertama melongok pipa bocor itu ketika beringsut dari tempatnya berdagang, pada kamis petang hari. Ia dan banyak warga terpaksa lebih hati-hati melintas.

“Licin mas. Takut jatuh,”katanya.

Septrianur Kurniawan, Government dan Publik Relation Analyst PT Pertamina EP Asset 1 Jambi mengklaim, cairan yang berasal dari pipa bocor itu bukan minyak. Melainkan campuran air disertai lumpur.

“Bocor akibat kondisi pipa yang korosif,”ujarnya.

Kebocoran terjadi pada pipa air injeksi tiga. Pipa itu mengangkut material ke sumur-sumur KAS-192, KAS-226, KAS-152.

Pria yang kerap disapa Rian ini menyebut minyak mentah yang diangkut dari sumur produksi itu tidak semuanya berupa minyak. Tapi ada pula fluida bercampur air dan lumpur.

Nah, air dan lumpur itu dipakai untuk menginjeksi ulang ke dalam tanah guna mendorong peningkatan produksi minyak.

“Material inilah yang keluar dari pipa bocor. Bukan minyak,”katanya.

Pertamina, kata Rian, sudah menangani tumpahan air lumpur di jalanan itu. Langkah pertama dilakukan dengan menyetop aliran injeksi ke tiga sumur itu. Selanjutnya cairan yang tertumpah dijalanan telah pula dibersihkan.

“Pertamina EP akan melakukan penyisipan +/- 2 joint pipa sebagai pengganti bagian yang bocor,”katanya.

Pengamatan Ardy Irawan, wartawan Jambi Link, kemarin, sejumlah orang terlihat bekerja mengganti pipa yang bocor. Panjang pipa yang diperbaiki sekitar 4 meter.

Terlihat kontras perbedaan antara pipa pengganti dan pipa yang lama. Pipa lama memang tampak sudah berkarat. Tak jauh dari lokasi kebocoran, pekerja juga tampak memperbaiki pipa yang terletak di sebelah SD 212/!V itu.

Beberapa pekerja lain juga terlihat mengecek pipa yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi kedua.

Sinurat mengaku melihat kebocoran lain di dekat perumahan persis di samping sekolah pada pagi Jumat. Menurutnya, kebocoran ini membuat warga resah. Apalagi posisinya di dekat sekolahan.

“Takut aja kalau ada anak-anak main api,”katanya.

Warga lain menyebut kasus serupa memang kerap terjadi. Kendati Pertamina bersiaga memperbaiki, tapi mereka tetap khawatir kalaulah pipa-pipa tua itu akan kembali bocor.(*)

 

[ARDY IRAWAN, AWIN]

News Feed