by

AJB Datang Nenek Nurmidan pun Senang

Sesosok perempuan sepuh terkulai lemah di sal bedah Rumah Sakit Umum Mayjen HA Thalib Kerinci. Wajahnya meringis menahan sakit. Rona mukanya mendadak riang ketika AJB datang.

———————

Asafri Jaya Bakri baru saja usai memaparkan perubahan APBD 2019 pada sidang paripurna DPRD Kota Sungai Penuh ketika salah seorang staf buru-buru menghampirinya.

Pegawai asal Desa Pendung Kerinci ini membisikkan sesuatu ke pria yang akrab disapa AJB itu. Ia memberi tahu ihwal tragedi maut dan serangan babi hutan ke rumah warga di desa pendung—tempat asalnya–.

Sejumlah korban menjalani perawatan di RSUD MHA Thalib Kerinci.

Mendengar kabar itu, AJB sontak kaget. Ia bergegas mengajak sejumlah staf dan bertolak ke rumah sakit. AJB datang dan langsung menjenguk para korban yang terbaring lemah di ruang sal bedah pada pukul 12.15 Wib.

Mengenakan setelan safari berwarna gelap, Walikota dua periode itu menggamit tangan Nurmidan. Perempuan sepuh berusia 70 Tahun itu bahagianya bukan main.

Ia berterimakasih karena dibesuk orang nomor satu di Kota Sungai Penuh itu.

“Terimaksih banyak sudah datang pak…,”kata nenek Nurmidan tersungut-sungut.

Gara-gara tragedi pagi itu, Nenek Nurmidan mengalami luka di bagian betis dan tangan. Nenek Nurmidan tidak sendiri. Suaminya—Matnurdin–, pun terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Pria sepuh berumur 80 tahun itu juga korban celeng maut. Ia mengalami luka-luka pada bagian dada dan kaki.

Sambil membesarkan hati sang korban, AJB terlihat mengusap-usap kening si nenek. AJB terlihat sedih ketika menengok luka menganga di betis kaki kanan nenek.

“Bagaimana kejadiannya,”tanya AJB kepada keluarga korban.

Salah seorang kerabat korban menjelaskan secara singkat tragedi maut pagi itu. Menurutnya, babi hutan tiba-tiba saja masuk ke rumah Matnurdin. Pagi itu, pintu rumahnya memang terbuka lebar. Celeng dengan buas menyerang seisi rumah, antaralain Matnurdin, Nurdmidan serta Rusnaini.

Usia yang sudah sepuh membuat ketiganya tak berdaya melawan. Putra, usia 30 Tahun, tetangga korban bergegas meloncat kesebelah begitu mendengar teriakan minta tolong. Tapi, Putra pun menjadi korban keganasan si babi hutan.

Nenek Rusnaidi akhirnya meninggal dengan luka di bagian kening, tangan dan kaki. Sedangkan Putra juga mengalami luka serius pada bagian kaki.

AJB mendengar takzim cerita kerabat korban. Sebagai tanda simpati dan empati, mantan rektor UIN STS Jambi itu menyerahkan bantuan kepada korban berupa uang tunai.

AJB pamit dan mendoakan para korban lekas sembuh.

“Trimakasih pak…,”kata kerabat korban.(*)

[AWIN]

 

Data Korban :

1 Meninggal dunia

Nama       : Rusnaini

( luka kening tangan dan kaki )

Umur         : 68Th

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Alamat      : Desa pendung tengah

 

3 orang  luka luka dirawat di rumah sakit

  1. Nama       : matnurdin ( luka luka bagian dada dan kaki )

Umur         :  80 Th

Pekerjaan : Tani

Alamat      : pendung tengah

  1. Nama        : nurmidan ( luka betis dan tangan )

Umur         : 70Th

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Alamat      : Desa pendung tengah

  1. Nama        : putra 30 th ( luka bagian kaki )

Umur         : 30Th

Pekerjaan : Belum bekerja

Alamat      : Desa pendung tengah

News Feed