by

Gagal dapat Bidik Misi, Zaidan Mufaddhal Malah Terima Beasiswa ke Malaysia

Dia gagal memperoleh beasiswa bidik misi. Tapi, ia tak lantas menyerah. Perjuangan, Ketekunan dan kerja keras akhirnya memboyong Zaidan Mufaddhal terbang ke Malaysia.

—————————

“Awalnya Cuma iseng,”celetuk Zaidan—panggilan akrabnya—menceritakan ihwal kecemerlangannya mendapat beasiswa penuh di Albukhary International University Malaysia.

Keterbatasan ekonomi memaksanya harus memutar otak supaya bisa survive semasa kuliah di Universitas Jambi.

Ia sempat mencoba ikut beasiswa bidikmisi dari Pemerintah RI. Tapi gagal. Mahasiswa Pertanian Semester II Unja ini tak lantas menyerah.

Ia terus melanjutkan kuliah demi masa depan yang cerah.

“Sayo terpakso jualan. Apo be dijual. Yang penting biso nabung untuk biaya kuliah,”katanya.

Sampailah satu hari, pada Bulan Ramadhan lalu, pria kelahiran 16 Juni tahun 2000 itu mendapat informasi ihwal beasiswa ke Malaysia.

Mulanya, Zaidan setengah hati. Ia merasa tak mungkin bisa mendapatkan beasiswa itu. apalagi, harus melewati serangkaian tes yang cukup berat, termasuk kemampuan bahasa Inggris.

Tapi, yang membuatnya berat karena rangkaian tes berlangsung di Jakarta. Ia berfikir dari mana modal untuk ikut tes ke Jakarta.

“Saya iseng aja masukkan berkas,”katanya.

Zaidan mengirim berkas seperti Ijazah terakhir, penghasilan orang tua, sertifikat TOEFL dan sejumlah rekomendasi lembaga atau tokoh.

Eh, namanya muncul di sederet nama yang lulus tahap I ketika diumumkan pada 29 Mei 2019 lalu.

Zaidan lantas berhak mengikuti serangkaian tes lainnya di Gerai Zakat Baznaz kawasan Menteng, Jakarta.

“Langsung tes interview,”ujarnya.

Syukurlah, pada 1 Juli 2019 kemarin Zaidan dinyatakan lulus.

Kini, Zaidan tengah bersiap berangkat ke Albukhary International University Malaysia. Disana, Zaidan akan kuliah pada jurusan Bachelor of Business Administration (Hons) (Marketing).(Bersambung)

Penulis : Ardy Irawan

Editor : Awin

News Feed