by

Saat Jambi Terbang Tinggi

Dukungan tokoh ternama untuk Cek Endra (CE) pada Pilgub Jambi 2020 mendatang mulai mengalir deras. Panglima Anjali, Adri SH MH saat deklarasi dukungannya kemarin, menyebut, CE memiliki kapasitas dan kecakapan untuk memperbaiki Jambi yang kini sedang sakit.

—————————–

Mengenakan kemeja lengan pendek putih susu dipadu bawahan hitam, pengacara senior itu blak-blakan menyatakan dukungan ke CE. Menurutnya, CE sosok tepat memperbaiki Jambi.

Ia punya segudang prestasi, pengalaman dan kecakapan. Jambi yang tengah sakit, kata Adri, perlu ditangani seorang dokter andal.

“CE sosok yang paling tepat untuk itu,”ujarnya.

Menurut Adri, Jambi sebenarnya sudah terlihat maju di era kepemimpinan Hasan Basri Agus (HBA). Semasa HBA, banyak program kerakyatan digulirkan. Misalnya program Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake).

Wujud Samisake itu berupa beasiswa gratis, sekolah gratis, sertifikat gratis dan tak kalah hebat adalah bedah rumah gratis. Program ini betul-betul bermanfaat dan dirasakan faedahnya.

Visi Jambi Emas yang dimodifikasi dari Sarolangun Emas itu berhasil membawa perubahan besar bagi negeri Jambi.

“Kita tahu di zaman HBA jualah dibangun sebuah ikon monumental bernama Jembatan Gentala Arasy,”ujarnya.

Di era HBA pula, infrastruktur jalan disulap mulus.

Dulu, warga jangkat butuh berhari-hari sampai ke Kota Bangko. Sejak akses jalan ini di aspal, jarak tempuhnya tinggal 3 sampai 4 jam saja.

Begitu juga akses jalan Bangko-Kerinci. Mereka yang hendak mudik kini bisa menikmati perjalanan sambil tidur nyenyak. Baru saja rebahan di dalam mobil, eh sudah sampai. Karena jalanannya yang kinclong.

“Ini semua terwujud di era HBA. Eranya Jambi Emas,”katanya.

Tapi sayang, kata Adri, sesaat setelah Zumi Zola-Fachrori menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur, program-program kerakyatan itu langsung hilang.

Jambi Tuntas yang digaungkan tak nampak wujudnya. Menurut Adri, arah pembangunan kelihatan tak jelas. Terlebih lagi, Jambi Tuntas dihajar kasus suap dan gratifikasi lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK RI, akhir November 2017 silam.

“Jambi Tuntas kelihatan tinggal nama saja,”katanya.

Ketika Fachrori naik ke posisi Gubernur, lanjut Adri, ia malah disibukkan dengan bersih-bersih birokrasi pemerintah. Sedangkan arah pembangunan terlihat terabaikan.

Karena itu, Adri menilai Jambi yang tengah sakit itu perlu pemimpin baru. Menurutnya, daerah ini butuh sosok yang mampu membawa perubahan besar. Sosok yang akan meneruskan program pembangunan Jambi Emas yang sempat terhenti.

“Sosok itu ada pada CE. Beliau berpengalaman menjadi bupati dua periode dan tentunya berpengalaman mendampingi HBA,”katanya.

Sudah saatnya Jambi bergegas mengejar ketertinggalan. Tak ada waktu lagi. CE yang berlatar belakang ekonomi sangat kuat, piawai menggaet investor, dan sosok humanis itu diyakini mampu membawa Jambi terbang lebih tinggi lagi.

“Gubernur itu cakupannya luas. Butuh orang berpengalaman membangun desa. Karena Jambi terdiri dari Sembilan desa dan dua kota. Dua setengah periode menjadi Bupati sudah cukup membuat CE punya pengalaman. Saya yakin, CE adalah sosok yang mampu membangun Jambi,”jelasnya.

Selain berpengalaman, Adri menyebut CE adalah sosok tauladan baik. Punya kepemimpinan yang kuat.

CE saat bersama cucu disela-sela acara keluarga

Menurut Adri, CE bukan tipe pemimpin yang keminter. Maksudnya, ia tak pernah merasa sok hebat dan memandang semua orang sama.

“Entah itu miskin atau kaya, atasan atau bawahan. Semua dimata CE sama. Ia tak pernah membeda-bedakan. Inilah sosok pemimpin yang tepat itu,”ujarnya.

Lebih lanjut, Adri mengatakan sebenarnya CE berungkali curhat. Ia ingin pensiun dan istirahat dari hiruk pikuk politik.

“Apalagi yang maju dikejar. Beliau sebenarnya mau istirahat dengan keluarga. Tapi, saya terus mensupport,”ujarnya.

“Kami ingin Jambi lebih maju. Sosok ini ada pada CE,”katanya.

Adri mengaku prihatin dengan kondisi Jambi terkini. Ia berharap, CE bersedia mewakafkan dirinya untuk membangun Jambi yang kini sedang sakit itu.

“Bismillah,,,saya ADRI SH MH all out dukung CE untuk Gubernur Jambi,”tegasnya.

Catatan Jambi Link, CE satu-satunya kandidat yang sudah menyatakan kesedian maju di Pilgub Jambi. Terbaru, CE malah digadang-gadang maju bersama Hasan Basri Agus (HBA).

HBA dan CE dianggap punya chemistry dan kecocokan. Mereka diibaratkan seperti SBY-Budiono pada Pilpres 2009 silam.

CE juga sempat diapung maju bersama Kapolda Jambi Muchlis AS. Namun, hingga kini kesediaan Muchlis terjun kepolitik masih misteri.

Selain CE, kandidat yang diperkirakan bakal ikut berlaga di Pilgub mendatang adalah Sy Fasha, Walikota Jambi dan Fachrori Umar, Gubernur Jambi. (*)

News Feed