by

Robert Samosir Deklarasi Dukung Cek Endra

Robert Samosir menyindir kinerja Pemerintah Provinsi Jambi disela deklarasi dukungan Cek Endra untuk Gubernur Jambi.

————————–

Pukul dua siang, Rabu dua belas Juni 2019. Suasana kedai kopi ‘Jambi Kopi Tiam’ di kawasan Simpang jelutung, terlihat ramai.

Di bagian tengah kedai itu terpasang spanduk panjang ukuran 1×6 meter. Isi spanduk itu bertuliskan Deklarasi Gerakan Solidaritas Dukung Cek Endra.

Para aktivis yang dikandoi Robert Samosir itu sepakat menjadi garda terdepan dalam barisan pemenangan Cek Endra.

“Kedai kopi ini menjadi saksi. Bismillah kami mendukung Cek Endra menjadi Gubernur Jambi,” papar Robert Samosir.

Mengenakan setelan kemeja Levis, aktivis berkepala pelontos itu menyatakan Cek Endra sosok paling tepat membawa perubahan bagi Jambi.

Menurutnya, dukungan untuk CE berangkat dari kegelisahan dan keprihatinan atas kondisi Jambi.

“Arah pembangunan kini tak jelas. Masyarakat gundah. Kami terpanggil memilah sosok tepat untuk memperbaiki Jambi,” tegas Robert.

Robert lantas menyindir kinerja pemerintahan era Zola-Fachrori. Ia melihat pembangunan infrastruktur, ekonomi dan kesejahteraan rakyat makin tak jelas.

Karena itu, mereka berfikir perlu sosok tepat.

“Dari beberapa tokoh yang ada, kami melihat CE paling tepat,” ujarnya.

Secara politik, kata Robert, mereka akan bekerja keras. Mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung Cek Endra.

Pernyataan deklarasi dukungan itu diiringi dengan teriakan hidup CE. Mereka kompak mengangkat tangan tanda soliditas.

Usai deklarasi, sejumlah wartawan melempar pertanyaan.

Arif, wartawan Jamberita menanyakan bagaimana posisi Golkar dan kemungkinan duet CE-Muchlis.

Robert menegaskan, CE kemungkinan besar akan maju menggunakan Golkar. Selain Golkar, kata dia, CE juga sedang menjajaki kemungkinan koalisi dengan partai lain.

Tapi, Robert masih merahasiakan partai apa saja yang tengah dibidik.

“Yang jelas kita dukung penuh CE maju Gubernur. Kalaulah dak dapat perahu sekalipun, kita akan tetap maju lewat jalur independen. Tapi kita optimis dapat dukungan partai, salah satunya Golkar,” jelasnya.

Menurut Robert, CE siap berhadapan dengan siapapun. Dalam konteks perebutan kekuasaan, kata dia, semua punya hak sama.

“Siapapun lawan tanding kita siap menghadapi. Baik Fasha atau Fachrori,” tegasnya.

Mengenai kemungkinan calon wakil, Robert menegaskan CE intens melakukan penjajakan.

“Soal kemungkinan berpasangan dengan Kapolda, bisa jadi. Ini sangat mungkin,” katanya.

Ia mengaku pertemuan CE-Muchlis sudah beberapa kali digelar. Menurutnya, politik itu dinamis dan berkembang terus.

“Yang jelas kita butuh sosok yang sama-sama punya visi membangun Jambi. Kapolda adalah sosok yang sangat tepat dan cocok,” ujarnya.

Deklarasi dukungan terhadap CE terus mengalir. Sebelumnya, panglima Anjali, Adri sudah duluan deklarasi dan membawa gerbongnya untuk mendukung CE pada Pilgub 2020 mendatang.

Optimisme CE diperkuat oleh dukungan mentor politiknya, Hasan Basri Agus. Bahkan, belakangan muncul wacana duet HBA-CE.

Duet ini mengulang sejarah Sarolangun Emas pada Pilbup Sarolangun 2005 silam. (*)

News Feed