by

Akan Turunkan Tim Geologi, Kawasan Kota Santri Internasional Kerinci Telan Dana Rp 50 M

Talang Kemulun Kerinci akan dibangun kawasan Kota Santri Internasional. Nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 50 Miliar. Berikut penjelasan HKKN terkait progress pembangunan Kota Santri dibawah bendera Yayasan Ummul Quro itu.
—————————

“Lokasi sudah Fix. Desain gambar sudah siap,”ujar Ketua Umum PB HKK Nasional Brigjen Pol Syafril Nursal.
Menurutnya, kawasan Kota Santri itu akan dibangun diatas lahan seluas 200 hektar. Disana, akan dibangun pula pusat agribisnis terpadu dan unggulan.

Fasilitas ini sekaligus sebagai alat pembelajaran dan peningkatan kapasitas entrepreneur santri-santri yang mondok disana.

“Diperkirakan nilai investasi akhiratnya sekitar 50 Milyar,”katanya.

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, nilai investasi itu sudah termasuk biaya pembangunan fasilitas Masjid dan gedung-gedung Pensantren. Desainnya sangat megah.

Masjid besar berkubah emas dibangun di tengah-tengah. Sementara gedung pessantren diposisi melingkari Masjid. Lihat gambar.

Brigjen Pol Syafril Nursal

Selain itu, akan dibangun pula fasilitas penting lainnya, seperti tempat usaha agribisnis terpadu tadi.

Konsepnya, memadukan kawasan Santri dengan usaha Pertanian unggul, peternakan maupun perikanan.
Kawasan ini dilengkapi juga fasilitas pendidikan maupun fasilitas pariwisata religi.

“Harapannya, 20 tahun kedepan lokasi ini akan menjadi Kota Santri peroncontohan bagi daerah lain. Baru kita satu-satunya yang merancang konsep kota santri berbasis integrasi seperti itu,”jelasnya.

Kawasan Kota Santri ini dibangun dibawah bendera Yayasan Ummul Quro. Yayasan Pembangunan Kota Santri Internasional ini dipimpin oleh Brigjen Pol Syafril Nursal, SH, MH.

Inilah program unggulan jangka panjang HKKN.

H. Alven Stony, Ketua Bidang Pariwisata dan Budaya PB HKK Nasional menambahkan, pengurus yayasan akan menggelar rapat perdana dengan masyarakat pada 7 Juni 2019 nanti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan meninjuai lokasi pembangunan Kota Santri Internasional pada 8 Juni 2019.

“InshaAlloh kita sedang berbenah memulai pembangunan Fisik,”kata Alven Stony.

Alven Stony

Ia mengatakan, progress pembangunan kota santri sudah dalam tahap mendesain gambar dan tata ruang. Menurutnya, konsep ini sudah beres dibuat tim percepatan Pembangunan Kota Santri Internasional.

“Yang belum adalah survey Geologi tanah,”katanya.

Karena itu, pihaknya tentulah harus hati-hati. Harus ada survey kondisi tanah (sounder) untuk menentukan dimana pondasi yang tepat.

“Kita akan datangkan tim ahli geologi dari UGM. Tim ini akan dipimpin Dr. Akmaludin (Dosen UGM) yang juga putra Kerinci,”katanya.

Alven berharap dukungan masyarakat dan pemerintah demi terwujudnya kawasan Kota Santri Internasional itu. Keberadaan kawasan ini, secara otomatis akan meningkatkan taraf hidup dan berdampak baik bagi Kerinci kedepannya.

“Paling tidak anak-anak kito kinci idak jauh-jauh lagi mondok. Cukup disini, di tanah kelahiran nenek moyang mereka,”ujarnya.

Bagi para dermawan, terutama para konglomerat mendah Kinci yang hendak beramal menyisihkan sebagian rizkinya dalam mendukung pembangunan Kota Santri Internasional, bisa langsung menghubungi pengurus Yayasan Ummul Quro.(*)

Berikut Desain Gambar Kawasan Kota Santri Internasional itu :

News Feed