by

Bupati Adirozal Dampingi Tim Survey Akreditasi SNARS di RSUD M HA Thalib

KERINCI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H A Thalib Kerinci kedatangan tamu spesial dari pusat yakni tim surveyor. Kedatangan rombongan guna melakukan Survei Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi I tahun 2018.

Bupati Kerinci, Adirozal, beserta tim surveyor disambut dengan Tari Sekapur Sirih sebelum memasuki gedung, Senin (27/05/2019) pagi, pukul 08.00 WIB.

Dalam acara yang sangat spesial itu juga turut dihadiri oleh Pengawas RSUD, Elyusnadi, Plt Kadis Kesehatan, Hermendizal serta para dokter di lingkup rumah sakit.

Direktur RSUD, dr. Iwan Suhendra, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Tim Surveyor NARS dari Pusat, dan partisipasi dari seluruh karyawan dan tim dari akreditasi NARD RSUD Mayjen H.A. Thalib.

“Kami ucapkan selamat datang kepada tim Surveyor NARS pusat. Semoga acara nantinya berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

dr. Iwan juga menyampaikan semoga Rumah Sakit M H A Thalib dapat terus berkembang kedepannya dan melayani seluruh masyarakat Kerinci.

Bupati Adirozal menyampaikan dengan adanya akteditasi ini dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Rumah sakit yang melayani 2 daerah ini belum secara maksimal karena keterbatasan kapasitas, dan dirinya berharap setelah jabatannya menjabat Bupati nanti telah ada Rumah sakit untuk Kabupaten Kerinci.

“Rumah sakit ini tidak mampu melayani 2 daerah yaitu Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Insya Allah setelah jabatan kami nantinya telah ada Rumah sakit untuk kerinci,” sampainya.

Dalam pengarahannya, Tim Surveior Akreditasi SNARS Edisi I, yang diketuai langsung oleh dr. Afrida Yusuf, MS, SpOK, memaparkan kegiatan selama 4 hari timnya d RSUD M H A Thalib.

Dirinya juga pada kesempatan itu menyebutkan kebanyakan rumah sakit yang sudah terakreditasi semakin baik dalam segala aspek termasuk pelayanan dan fasilitas kesehatannya.

Selama 4 hari kedepan akan berkeliling RSUD M H A Thalib melihat kebenaran dokumen dengan implementasi di Rumah sakit.

“Untuk itu, selama 4 hari ini kami akan berkoordinasi dengan para staf di rumah sakit. Mohon komunikasi yang baik kepada semua staf selama 4 hari ini. Paripurna atau tidak paripurna, itu merupakan hasil dari usaha Rumah sakit sendiri,” kata Afrida.

Selama 4 hari ini juga, lanjutnya, jika nanti ditemukan dokumen yang salah, pihak rumah sakit masih bisa melakukan perbaikan dan menyerahkan dokumen yang sudah direvisi dengan benar pada hari terakhir kegiatan tim surveyor. (rzi)

News Feed