by

Dzikir Para Penyair ala Teater Tonggak

Banyak ragam cara menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1440 H tahun ini. Teater Tonggak misalnya, menggeber “Dzikir Para Penyair” pada Minggu kedua Ramadhan. Mantan Gubernur Hasan Basri Agus (HBA) diundang hadir.

—————–

Menurut Ketua Panitia, Putra Agung, Dzikir Para Penyair merupakan program rutin tahunan Teater Tonggak. Itu kegiatan seni pembacaan puisi-puisi Islam oleh seniman Jambi.

Acara juga diisi dengan pertunjukan musikalisasi puisi, diskusi budaya sekaligus iftor bersama.

“Kami juga akan memberikan santunan untuk puluhan anak yatim dan mengajak mereka buka puasa bersama seniman Jambi dari berbagai genre seni,” ujarnya.

Pria yang aktif sebagai jurnalis itu mengatakan, Dzikir Para Penyair tahun 2019 mengusung tema, keberagaman dalam kedamaian.

Tema ini sengaja dipilih untuk menyejukkan ketegangan pasca hiruk-pikuk politik yang banyak menguras energi. Publik sempat terseret dalam pusaran konflik. Karena itu ikatan silahturahmi sesama umat beragama sempat cedera.

“Kita harus menyadari bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Sehingga, selama setiap orang mampu menjaga kesantunan, tidak menyebarkan fitnah maka sudah sepatutnya kita menghargai perbedaan serta berlomba melakukan kebaikan serta melahirkan karya berkualitas. Narasi ini yang mau kita suarakan,” kata Agung.

Eso Pamenan,  Ketua Teater Tonggak, mengatakan, Dzikir Para Penyair digelar pada 15 Mei 2019 di panggung arena Taman Budaya Jambi.

Menurutnya, para seniman Jambi akan berkumpul. Sejumlah tokoh penting turut diundang, salah satunya Mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA).

“Bersilahturahmi dan kita undang Pak HBA bersama sejumlah tokoh sosial dan politik lainnya,”katanya.

Kehadiran mereka bukanlah kampanye karena pemilu sudah usai.

“Justru kehadiran para tokoh ini menjadi simbol pemersatu ditengah perbedaan politik saat ini,”tegas mantan Koordinator Liputan Koran Tribun Jambi itu.(*)

 

 

News Feed