by

Jokowi Tantang Penerima Konsesi Lahan, Prabowo?

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) membeberkan masalah dan strategi terkait pengelolaan lahan di Indonesia selama memerintah sejak 2014. Menurut dia, pemerintah memiliki sejumlah program antara lain sertifikasi tanah dan perhutanan sosial.

“Karena tanah adalah aset penting ekonomi rakyat. Ini wujud kedaulatan dan kepastian hukum,” katanya pidato dalam Konvensi Rakyat di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

Sepanjang 2017, pemerintah membagikan 5 juta sertifikat. Tahun berikutnya 7 juta. Tahun ini, menurut Jokowi, ditargetkan pembagian 9 juta sertifikat dan tahun depan 11 juta.

Kemudian untuk perhutanan sosial, Jokowi menyebut pemerintah telah membagikan konsesi untuk rakyat di sekitar hutan berjumlah 2,6 juta hektare. Jumlah itu sebagian dari 12,7 juta hektare yang sudah dipersiapkan pemerintah namun belum dibagikan.

“Ini konsesi tanah untuk rakyat, untuk rakyat kecil,” katanya.

Kemudian, Jokowi berkomentar perihal keinginan penerima konsesi besar yang mau mengembalikan lahan kepada negara. Meski tidak menyebut nama, puluhan ribu pendukung Jokowi-Ma’ruf yang hadir mengetahui bahwa sosok yang dimaksud adalah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Prabowo mengungkapkan hal itu saat debat kedua pilpres 2019 pekan lalu.

“Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot,” tegas Prabowo.

Terkait hal itu, Jokowi mengatakan, “Jadi kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara saya tunggu. Saya tunggu, saya tunggu sekarang dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil! Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan.” (*)

News Feed