by

KPK: ZN Terima Rp 6 M

NAMA Mantan Gubernur Jambi dua periode Zulkifli Nurdin ikut terseret dipusaran kasus korupsi Zumi Zola. Jaksa KPK menyebutkan Zulkifli Nurdin turut menikmati gratifikasi Zumi Zola Rp 6 M.

Uang itu diterima Zulkifli melalui asisten pribadi Zumi Zola, Apif Firmansyah.

Menurut jaksa, pada September 2017, Apif menerima uang sejumlah Rp6 miliar dari Joe Fandy Yoesman alias Asiang. Uang itu dipergunakan untuk menggantikan uang Adi Varial yang telah diserahkan kepada ayah Zumi Zola, Zulkifli Nurdin.

Adi Varial adalah mantan Kadis PU Muaro Jambi yang kini menjadi Kadis Perhubungan Provinsi Jambi. dulu, Varial Adi merupakan salah satu peserta lelanng jabatan Kadis PU. Varial Adi sempat dilaporkan ke Kejati Jambi karena di goyang isu memberikan uang agar lolos seleksi Kadis PU. Namun, belakangan justru nama Varial Adi terdepak dari seleksi. Saat itu, yang ditunjuk Zola menjadi Kadis PU adalah Dody Irawan. Namun, belakangan Zola memberi jabatan kepada Varial Adi sebagai Kadis Perhubungan Provinsi Jambi, hingga sekarang.

Varial Adi juga sempat ikut terjaring OTT bersama Asrul di Jakarta. Hanya saja, saat itu, Varial Adi hanya dijadikan saksi. Dia selanjutnya dilepas oleh KPK.

Selain itu, Zumi Zola juga pernah meminta kepada Arsul pada Oktober 2017 untuk menyiapkan uang fee proyek TA 2017 sejumlah Rp 10 miliar. Uang itu menurut Zola akan diberikan untuk ayahnya. Kemudian, Zola meminta agar uang diserahkan kepada ayahnya melalui Jefri Hendrik di Mall WTC Jambi.

Asrul kemudian meminta Plt Kepala Dinas PUPR, Arfan untuk mengumpulkan fee tersebut. Namun yang bisa direalisasikan oleh Arfan hanya Rp 3 miliar dan SGD 100 ribu. Sebelum uang Rp 3 M itu sampai ke tangan ZN, Arfan keburu di tangkap KPK di rumah pribadinya kawasan Kota Baru, Jambi. Awalnya, KPK tidak berhasil menemukan uang Rp 3 M itu dirumah Arfan. Karena, sore harinya Arfan sudah memerintahkan anaknya untuk mengamankan uang tersebut.

KPK kemudian membuka rekaman percakapan telepon antara Arfan dan anaknya. Tak bisa mengelak, akhirnya Arfan memerintahkan anaknya mengembalikan uang itu kerumah. Dan uang tersebut langsung disita KPK dan gagal sampai ke tangan ZN via Jefri Hendrik.

Selain Zulkilfi Nurdin, nama istri Zumi Zola, Sherin Taria, juga disebut ikut menikmati uang gratifikasi. Dalam surat dakwaan, uang gratifikasi Zumi Zola senilai Rp 36 juta digunakan untuk membayar belanja online milik Sherin. Pembayaran belanja online Sherin itu dilakukan oleh orang kepercayaan Zumi Zola, Asrul Pandapotan Sihotang.

“Asrul pada tanggal 27 September 2017, 4 Oktober 2017, 18 Oktober 2017 membayar belanja online Sherin Taria dengan cara setor tunai ke rekening Bank BCA atas nama Wilina Chandra yakni masing-masing sejumlah Rp19.700.000, Rp12.550.000, dan Rp4.000.000,” ucap jaksa KPK.

Selain untuk belanja online, Sherin juga menerima uang gratifikasi sebesar Rp 20 juta pada Oktober 2017.

“Asrul Pandapotan atas perintah terdakwa memberikan uang sejumlah Rp 20 juta untuk tim media yang diterima oleh Sherin Taria,” ucapnya.

Ibu Zumi Zola, Hermina, juga disebut menerima uang sejumlah Rp 300 juta yang diserahkan oleh Asrul. Namun tidak dijelaskan untuk apa uang tersebut digunakan. (ara/awn)

News Feed