by

Kadisdik Provinsi Jambi Himbau Warga Palmerah Sekolah di SMA N 13 Kota Jambi

JAMBI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jambi, Agus Herianto membenarkan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M. Dianto bahwa lokasi SD Pertiwi II Palmerah Kota Jambi akan dijadikan Sekola Menegah Atas (SMA) Negeri 13 Kota Jambi.

SMA Negeri 13 akan menjadi sekolah pertama yang ada di Kecamatan Palmerah. Terdapat 5 ruang kelas dan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar namum harus direnovasi.

“Nanti kita coba upayakan di anggaran perubahan ataupun CSR kita akan upayakan, itu CSR untuk paling tidak merenovasi sedikit tadi atap yang bocor, yang pada intinya adalah tahun ajaran 2018/2019 kita sudah bisa menerima peserta didik baru,” kata Agus, Sabtu (11/5/2018) saat di SD Pertiwi II Palmerah Kota Jambi.

Selanjutnya, Agus mengatakan pada minggu depan dirinya akan menaikkan surat permohonan kepada Sekda untuk persetujuan penetapan lokasi eks yayasan pertiwi menjdi SMA Negeri 13 Kota Jambi. Katanya, hal tersebut harus dilakukan oleh Gubernur Provinsi Jambi.

“Khusus izin operasional itu nanti hanya kita tetapkan keputusan kepala dinas, kalau penetapan harus gubernur, insyaallah proses ini tidak membutuhkan waktu yang lama, dua minggu kelar, di tahun ajaran 2018-2019 kita menerima siswa baru terutama anak yang tinggal di daerah sekitar Palmerah,” ujar Agus.

Lebih lanjut, Agus menghimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi agar menyekolahkan anaknya kesekolah negeri dengan jarak terdekat dari tempat tinggal. Sesuai dengan Permendikbud bahwa persentase terbesar diterima adalah yang berada dizona tempat tinggal yakni sebanyak 70%.

“Jadi jangan lagi tinggalnya di Palmerah tapi punya keinginan bersekolah d SMA 1 jangan itu peluangnya sangat kecil untuk diterima, kedepan tidak ada lagi sekolah favorit, semua sekolah favorit. Anak-anak pintar nanti akan menyebar di semua satuan pendidikan jadi tidak menumpuk di SMA 1, SMA 5 SMA 3,” kata Kadisdik.

Selanjutnya, Agus menuturkan akan mengupayakan semua sekolah di Provinsi Jambi mempunyai keunggulan masing-masing. Seperti kompetensi guru semakin ditingkatkan baik negeri maupun swasta serta infrastruktur yang harus dilengkapi menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun hal tersebut harus dilakukan secara bertahap.

“Untuk tenaga pendidik disini kita mengupayakan yang ada. Jadi tidak yang baru, kita lagi memetakan posisi tenaga pendidik yang menumpuk nanti kita ambil dari situ jadi tidak menggunakan yang baru. Jadi tidak akan membebani anggaran pembayaran gaji,” sambungnya. (rin)

News Feed