by

Dear WNA, Beli Apartemen Kini Bisa Dapat Hak Setara HGB

JAKARTA – Sebentar lagi, warga negara asing (WNA) yang memiliki properti di Indonesia, seperti apartemen, standar dari status “hak pakai”-nya akan setara dengan “hak guna bangunan (HGB)”. Hal ini disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (10/1/2019).

“Ya kan selama ini, orang asing boleh punya hak pakai. Tapi hak pakai selama ini tidak didefenisikan secara baik. Ada hak pakai [dengan jangka waktu] 5 tahun, 10 tahun, sekarang hak pakai kita perpanjang sama seperti HGB. Misal HGB [ketentuan jangka waktunya] 40 tahun ya hak pakai-nya 40 tahun. Jadi ada standarisasi.”

Menurutnya, hal ini penting agar WNA yang membeli properti di Indonesia memiliki kepastian hukum. Apalagi, banyak WNA yang melakukan aktivitas bisnis di Indonesia dan diharapkan semakin menarik minat investor properti.

“Banyak juga orang melakukan investasi di properti dalam rangka global portofolio. Seseorang punya uang dia investasi di pasar modal di properti, termasuk rumah. Jadi dia tidak tinggal di sini tapi bagian dari global portofolio.”

Dengan adanya peraturan ini, Sofyan mengaku tidak takut jika ada pihak yang menyebutnya “pro asing”. Pasalnya, melalui kepastian hukum untuk properti milik WNA, justru semakin menarik minat investor untuk berinvestasi. Hal ini tentu berdampak baik bagi perekonomian Indonesia.

Bahkan, pihaknya mengaku sudah membuatkan undang-undang agar properti milik WNA ada kepastian hukumnya, dan proses penyusunannya ditargetkan selesai, sebelum masa jabatan DPR saat ini berakhir.

“Tidak [takut] dong, karena begini, yang kita fasilitasi adalah kepastian hukum investasi, ini diperlukan karena apa kalau orang beli properti di sini kan tidak mungkin [tanah atau gedungnya] dibawa ke luar negeri. Ya kan.”

“Industri properti menarik 160 industri lain. Kalau properti booming, industri batu bata booming, semen booming, semua booming, segala macam. Ini properti luar biasa dampaknya. Jadi…. menciptakan peluang ekonomi yang luar biasa.” (*)

News Feed