by

Capres ‘Dildo’ Cuma Lucu-lucuan

JAKARTA – PKB mengatakan tak khawatir capres-cawapres fiktif Nurhadi-Aldo bakal memicu masyarakat golput di Pilpres 2019. Menurut PKB, pasangan yang beken dengan sebutan ‘Dildo’ itu hanya humor belaka.

“Fenomena ‘Dildo’ tidak perlu dikhawatirkan, itu hal yang biasa saja. Hanya buat lucu-lucuan,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (9/1/2019).

Kekhawatiran soal masyarakat golput karena Nurhadi-Aldo ini diungkapkan eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva. Menurut Hamdan, pasangan ‘Dildo’ yang dianggapnya sebagai lucu-lucuan ini juga bisa memicu orang jadi antipati terhadap politik.

Menurut Daniel, masyarakat bisa membedakan antara yang fiktif dan yang nyata. Ia mengatakan capres-cawapres dengan program kerja dan visi-misi yang nyata tetap akan jadi pilihan masyarakat.

“Bagaimanapun visi dan program capres yang akan menjadi pertimbangan utama bagi rakyat dalam menentukan pilihannya. Kita optimis rakyat akan menyambut dengan antusias pemilu 2019 dan mayoritas sudah memiliki pilihannya,” ujar Daniel.

Ia lantas mengingatkan tentang bahaya golput bagi masyarakat. Menurut Daniel, pemilu sejatinya menjadi saat yang tepat bagi rakyat untuk melahirkan pemimpin bangsa yang terbaik.

“Pemilu 2019 adalah momentum bagi rakyat untuk melahirkan kepemimpinan bangsa, yang akan menentukan nasib bangsa dan rakyat ke depannya, sehingga kita mendorong setiap rakyat untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya,” kata dia.

“Jangan salah menentukan pilihan, termasuk jangan golput, karena tidak membawa kemajuan dalam proses demokrasi kita,” imbuh Daniel. (*)

News Feed