oleh

Makna Hari Guru Bagi SAH Sang Pimpinan Komisi X DPR RI

HARI Guru bagi Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) merupakan momentum untuk mengingat pentingnya peran guru, yang menjalankan tugas berat sebagai perantara ilmu dan pendidik anak bangsa.

“Guru mempunyai tanggung jawab besar yang harus dipikul. Guru tidak hanya sebagai perantara ilmu, tetapi juga bertanggung jawab menjadikan murid-muridnya menjadi insan yang bermoral dan berakhlak mulia,” ujar SAH di Jambi (24/11) kemarin.

Profesi guru, menurut Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi itu, merupakan profesi yang mulia dan sangat membanggakan.

“Mereka hidup untuk memberi dan tidak meminta apapun sebagai ganti dari apa yang telah diberikannya kepada kita, kepada anak didiknya,” katanya.

SAH mengaku selalu mengingat guru-guru di Sekolah Dasar tempat ia belajar dan mengatakan bahwa pilihan saya untuk duduk di komisi pendidikan sebenarnya ditulis untuk mengucapkan terima kasih kepada para guru.

“Komisi X saya pilih untukĀ  menghargai guru dan mengucapkan terima kasih kepada guru dan pendidikan,” ujarnya.

Menurut pria yang merupakan orang kepercayaan Prabowo Subianto tersebut mengatakan bahwa guru bukanlah profesi formal. Maksudnya, tidak harus seseorang yang tamat pendidikan guru diangkat dalam jabatan menjadi guru karena setiap orang bisa menjadi guru dan ini yang disebut profesionalitas keguruanĀ  katanya.

“Seseorang yang merasa dan mampu secara intelektual,” ia melanjutkan, “bisa menyumbangkan ilmunya kepada orang yang membutuhkan jika mau, itulah makna hari guru yang saya muliakan,” tandasnya. (*)

News Feed