oleh

Murady Dukung Passing Grade CPNS Diturunkan

Sedikitnya jumlah kelulusan CPNS di Indonesia membuat Murady khawatir. Data BKN menyebutkan peserta yang lolos SKD CPNS 2018 secara nasional adalah 9 persen. Secara umum, kelulusan tes CAT CPNS di Provinsi Jambi juga minim.

Murady agak kurang percaya dengan nilai passing grade itu membuat hanya 9 persen orang Indonesia lulus CPNS. Murady merasa ini ada masalah.

“Mungkin nilai passing grade harus dievaluasi,”tegas Murady.

Selain itu, Murady meragukan apakah soal ujian CPNS tersebut dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan kerja atau tidak. Ataukah, tingginya ketidaklulusan CPNS disebabkan oleh alat-alat tes CAT yang kurang mendukung.

“Misalnya ada masalah jaringan internet, atau masalah kapasitas server. Sehingga untuk satu soal bisa dikerjakan 5 sampai 10 menit. Tentu kesalahan teknis ini bisa menggangu proses tes dan akan merugikan peserta,”jelasnya.

Makanya, Politisi Gerindra ini akan mengusulkan ke BKN dan instansi terkait untuk memberikan kelonggaran.

“Paling tidak tahun ini pemerintah menurunkan nilai passing grade. Sehingga kuota 91 persen yang lowong bisa diisi oleh mereka yang nilainya tidak jauh amat. Saya yakin mereka yang sudah lulus kuliah memiliki kapabilitas bekerja di lembaga pemerintahan,”jelasnya.

Murady berjanji akan memanfaatkan jaringannya di Jakarta. Guna memberi masukan agar passing grade CPNS diturunkan. Sehingga peserta yang sudah memenuhi standar nilai bisa diluluskan.

“Saya akan dialog dengan teman-teman kementerian untuk menurunkan nilai passing grade. Mudah-mudahan ada hasilnya. Paling tidak kementerian sudah tahu aspirasi dari masyarakat,”katanya.(*)

News Feed