oleh

Eddy Sindoro Pernah Dideportasi, Kabur Lagi Tanpa Lewati Imigrasi

JAKARTA – Tersangka perkara suap Eddy Sindoro kabur sejak ditetapkan KPK sebagai tersangka pada tahun 2016. Dalam pelariannya, Eddy Sindoro pernah dideportasi ke Indonesia.

“Pada 29 Agustus 2018, ESI (Eddy Sindoro) dideportasi untuk dipulangken ke Indonesia,” ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Di hari yang sama itu Eddy Sindoro tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Namun sesaat setelah tiba di bandara itu, Eddy Sindoro rupanya kabur lagi.

“ESI kembali terbang ke Bangkok, Thailand, diduga tanpa melalui proses imigrasi,” sebut Saut.

Saut menyebut Eddy Sindoro, dalam pelariannya, berpindah-pindah di 4 negara yaitu Bangkok, Malaysia, Singapura, dan Myanmar. Namun saat ini Eddy Sindoro sudah berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan selepas menyerahkan diri.

Eddy Sindoro ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun 2016. Dia diduga telah memberikan hadiah atau janji kepada mantan panitera di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Edy Nasution terkait dengan pengurusan perkara. (*)

 

Sumber: Detik

News Feed